Video ‘Semangat Untuk Negeri’ Gelorakan Nasionalisme dan Gotong Royong

Video ‘Semangat Untuk Negeri’ Gelorakan Nasionalisme dan Gotong Royong

Video ‘Semangat Untuk Negeri’ Gelorakan Nasionalisme dan Gotong Royong

Sekolahku Masa Depanku, itu tema dalam lomba video pendek antar siswa SMA/SMK/

sederajat yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tahun ini. Rizky Januar Agung Gumelar siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 6 Bogor, Jawa Barat, beruntung dapat mengetahui lomba itu sebelum tanggal 17 Agustus 2016.

Momen-momen di bulan Agustus seperti upacara bendera, lomba tarik tambang, dan kegiatan lainnya di sekolah pun menjadi materi dalam video yang dia buat bersama kedua teman sekolahnya. Berhari-hari mereka membuat video untuk lomba itu dengan penuh semangat untuk berkarya dan harapan memeroleh juara dalam lomba itu.

Hambatan dalam proses pembuatan video pun tentunya menghampiri mereka terutama saat membuat narasi agar pesan dalam video itu sampai kepada penontonnya. Namun, hal ini tidak menjadi halangan bagi mereka untuk meraih mimpi menjadi juara dalam lomba kali ini.

 

Tepat tanggal 15 September 2016, pengumuman pemenang lomba video

pendek itu mereka dapatkan melalui laman Kemendikbud (www.kemdikbud.go.id). Tak disangka, video pendek berjudul ‘Semangat Untuk Negeri’ yang mereka buat memeroleh juara pertama. Rasa haru bercampur senang pun mereka rasakan atas jerih payahnya dalam pembuatan video tersebut.

Video pendek yang diunggah di akun youtube remaja yang duduk di bangku kelas XII itu sudah ditonton lebih dari 15.000 kali. Video itu menceritakan tentang semangat generasi muda dengan perjuangannya dalam menggapai masa depan melalui sekolah untuk menjadi bangsa Indonesia yang lebih baik.

Rizky menyampaikan, generasi muda itu harus mempunyai semangat nasionalisme. “Mempunyai semangat gotong rayong dan kegiatan-kegiatan positif lainnya bukan seperti tawuran,” tutur pemuda harapan bangsa kelahiran 30 Januari 1990 itu saat diwawancarai.

Rizky mewakili teman dan sekolahnya pun dipanggil menuju Jakarta untuk menerima penghargaan dan hadiah dalam lomba video pendek itu. Dengan menggunakan kereta dia tiba di Jakarta pada Rabu, 26 Oktober 2016 kemudian bertemu 24 pemenang lainnya dalam lomba itu.

 

Awal mula canggung satu sama lain untuk bercengkrama berubah jadi suasana hangat penuh

canda dan tawa kala mereka bersama-sama mengunjungi Pusat Teknologi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud keesokan harinya. Di perjalanan mereka saling bercerita tentang pengalaman menariknya masing-masing. Setibanya di sana, pengalaman baru pun mereka rasakan saat melihat proses produksi siaran radio dan televisi yang dikerjakan secara profesional.

Tidak hanya itu, kunjungan edukatif pun berlanjut ke stasiun televisi Net. dan toko buku di bilangan Kuningan, Jakarta. Mereka banyak mendapatkan pengalaman baru tentang dunia televisi dan perfilman serta banyak referensi buku industri kreatif yang dapat dibeli olehnya.

Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2016, Rizky bersama para pemenang lainnya secara resmi menerima penghargaan dan hadiah langsung dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy. Tak disangka acara penerimaan penghargaan dan hadiah itu terasa megah baginya. Bahkan, setelah selesai acara dia berkesempatan untuk bersalaman dan berfoto bersama Mendikbud yang merupakan kebanggaan baginya dan mungkin membuat iri teman-temannya di sekolah.

Mendikbud mengatakan, bahwa lomba video pendek ini diharapkan dapat mendorong anak memasuki dunia industri kreatif. “Saya bangga kepada para pemenang ini, saya senang sekali melihat anak-anak yang juara dalam lomba ini,” ujarnya saat memberikan sambutan pada acara Penyerahan Penghargaan dan Hadiah Lomba Video Pendek ‘Sekolahku Masa Depanku’ di kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Jumat (28/10/2016).

 

Baca Juga :