Teori-teori Kewirausahaan

Table of Contents

Teori-teori Kewirausahaan

Teori-teori Kewirausahaan

Definisi dan pandangan terhadap kewirausahaan banyak dipengaruhi oleh pertimbangan ekonomi, psikologi dan sosiologi. Berikut adalah pandangan-pandangan tentang kewirausahaan mengikut perspektif yang berbeda yaitu menurut bidang ekonomi, psikologi, sosiologi, serta menurut Islam.
a. Perspektif Kewirausahaan Bidang Ekonomi
Dari sudut pandang ekonomi, kewirausahaan adalah sebagian dari input atau factor produksi selain bahan mentah, tanah dan modal. Biaya untuk bahan mentah ialah harga, biaya untuk tanah ialah sewa dan biaya untuk modal ialah bunga. Untuk seorang wirausaha ganjarannya (nilai atau perolehan) ialah keuntungan. Keuntungan adalah ganti rugi yang dibayar karena resiko yang diambil oleh seseorang wirausaha.
b. Kewirausahaan Perspektif Bidang Psikologi
Di dalam bidang psikologi, sifat kewirausahaan dikaitkan dengan perilaku diri yang lebih cenderung kepada focus dari dalam diri (dimana keberhasilan dicapai dari hasil kekuatan dan usaha diri, bukannya karena factor nasib).
c. Kewirausahaan Perspektif Bidang Sosiologi
Seorang wirausaha dari sudut pandang pengkaji sosial adalah seorang oportunis yang pandai mengambil peluang dan kesempatan yang ada dalam lingkungannya. Seorang wirausaha adalah orang yang pandai bergaul, mempengaruhi masyarakat untuk meyakinkan mereka bahwa apa yang ditawarkan olehnya sangat berguna untuk masyarakat.
d. Kewirausahaan Menurut Islam
Kesemua kegiatan manusia mestilah dihubungkan dengan pemiliknya. Amalan ekonomi dalam semua cabangnya termasuk mengelola perusahaan dan segala aktivitas yang berkaitan dengan-Nya hendaklah berlandaskan etika dan peraturan yang telah digariskan oleh syariat Islam. Berikut adalah beberapa dasar pertimbangan yang menjadikan aktifitas ekonomi yang dilakukan dipandang sebagai ibadah :
– Aqidah harus benar
– Niat harus lurus
– Cara melakukan kerja yang sesuai dengan ajaran Islam
– Hasilnya betul dan membawa faedah kepada masyarakat banyak
– Tidak meninggalkan ibadat wajib yang khusus