Sutrisno Meradang Minta Kepsek SMPN 14 Dumai di Copot

Sutrisno Meradang Minta Kepsek SMPN 14 Dumai di Copot

Sutrisno Meradang Minta Kepsek SMPN 14 Dumai di Copot

Sistem  jual beli bangku sekolah pada tahun ajaran baru di SMPN 14 Dumai sebesar Rp 350 ribu

sampai dengan Rp 850 ribu ternyata mendapat persetujuan dari pengurus dan Ketua Komite Sekolah, Abdul Wahid.

“Uang tersebut digunakan untuk pembuatan kelas VII mini dan pembelian bangku belajar,” sebut Drs Yunir Kepala sekolah SMPN 14 Dumai  yang dirilis dari Poros Riau Selasa (02/08/2016) siang di ruang kerjanya.

Padahal Setiap tahunnya Sekolah ini mendapat Bantuan Operasional Sekolah

(BOS) sebesar Rp 1 juta per siswa. Hal ini tentu saja menjadi tanda tanya bagi yang mengetahuinya. Selain mendapat bantuan dana bos sekolah ini juga mendapat bantuan dari Pertamina RU II Dumai sebesar Rp 250 ribu/murid  setiap tahun.

Hotmaida jabat Wakil Kepsek SMPN 14 bagian kesiswaan turut menyampaikan bahwa Yayasan Amil Zakat berada di jalan Sudirman tepatnya samping Bank Syariah Mandiri, yang  di kordinir oleh H.Safrizal Amon juga memberikan bantuan bagi murid yang kategori  anak Yatim dan Yatim Piatu tahun 2016 ini ada 4 orang siswa yang di data peroleh bantuan, namun yang di realisasikan hanya dua orang siswa saja dari penjelasannya.

Menanggapi persoalan ini, Angggota Komisi I Sutrisno saat dikonfirmasi mengaku kesal

dan berang bahkan dirinya berencana untuk melakukan hearing dengan Dinas terkait. karena persoalan ini harus segera di carikan solusinya, bahkan jika perlu Kepala sekolah bersangkutan dicopot dari jabatannya. karena dinilai telah melakukan pungutan liar.

“Kita minta agar Kepala Dinas segera memproses kepala Sekolah yang mebjual belikan bangku . jika perlu copot saja,” ungkapnya.

 

Sumber :

https://gumroad.com/l/writingcopy