Setting JAVA_HOME, PATH, dan CLASSPATH di Windows XP

Setting JAVA_HOME, PATH, dan CLASSPATH di Windows XP

Setting JAVA_HOME, PATH, dan CLASSPATH di Windows XP

Dalam mempelajari Java

kadang hal-hal kecil bisa sangat merepotkan kita. Apalagi bagi kita yang baru memulai untuk mempelajarinya, bahkan error saat membuat HelloWorld saja bisa membuat kita pusing.

Pengalaman saya saat mengkonfigurasikan CLASSPATH sempat membuat saya mumet, untung saja ada paman Google. Alhamdulillah masalah terpecahkan berkat izin Allah, dan saya pun melanjutkan journey dalam mempelajari Java.

Untuk itu saya ingin sedikit banyak membantu sahabat pembaca

sekalian dalam hal setting JAVA_HOME, PATH, maupun CLASSPATH. Bukan berarti saya sudah mahir dalam Java, tapi dari yang saya tahu bahwa “Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang berguna bagi orang lain”. Sementara ini saya hanya menulis untuk Sistem Operasi Windows XP, karena kebanyakan teman-teman (hampir 99%) memakai XP.

Dalam postingan ini pun saya tidak banyak menuliskan teori tentang apa itu JAVA_HOME, PATH, ataupun CLASSPATH, tetapi hanya mengkhususkan pada konfigurasinya.

 

A. JAVA_HOME

Untuk dapat menggunakan JAVA kita harus memiliki JDK dan JRE di komputer kita. JVM dapat diperoleh dengan menginstall JDK, terlebih dahulu download installation file dari http://www.java.sun.com sesuai dengan platform yang sesuai. Tersedia JDK untuk Linux, Solaris dan Windows. Untuk JRE, sudah termasuk apabila kita men-download JDK.

Direktori yang memuat JDK yang telah ter-install dengan baik pada komputer dikenal sebagai JAVA_HOME. Variabel JAVA_HOME ini sebenarnya tidak terlalu berpengaruh jika kita hanya memanfaatkan fitur J2SE, namun sangat berguna untuk pengembangan menggunakan J2EE, seperti saat menggunakan Apache Tomcat dan lain sebagainya.

Dalam JDK yang ter-install di komputer kita, terdapat program java (untuk running program) dan javac (java compiler, untuk meng-compile program java) berada di sub-directory bin di bawah JAVA_HOME. Agar dapat meng-compile dan menjalankan program Java dari directory mana saja, maka harus ditambahkan JAVA_HOME\bin ke dalam environment variable bernama PATH.

Langkah-langkah untuk menambahkan variabel JAVA_HOME ke dalam environment variable pada Windows XP, sebagai berikut :

 

klik kanan My Computer, kemudian klik Properties

setelah muncul window System Properties, pilih tab Advanced

klik Environment Variables, maka akan muncul window Environment Variables

untuk menambahkan JAVA_HOME, klik New
isikan JAVA_HOME pada Variable name
isikan alamat dari direktori dimana JDK terinstall pada Variable value, sebagai contoh C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_10

klik OK sebanyak 3x, dan variabel JAVA_HOME selesai dibuat

B. PATH

Langkah-langkah untuk membuat variabel PATH pada dasarnya sama dengan langkah-langkah untuk membuat variabel JAVA_HOME, namun yang perlu diingat bahwa biasanya variabel PATH telah ada sebelumnya. Jadi untuk variabel PATH, tidak perlu membuat variabel baru karena akan menghapus yang sudah ada. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

1. klik kanan My Computer, kemudian klik Properties
2. setelah muncul window System Properties, pilih tab Advanced
3. klik Environment Variables, maka akan muncul window Environment Variables
4. cari dan pilih variabel PATH pada tabel System Variables yang telah terkonfigurasi sebelumnya pada komputer

klik Edit, kemudian tambahkan C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_10\bin pada Variable value

klik OK sebanyak 3x, maka variable PATH yang baru telah terkonfigurasi

yang perlu diingat, pada sistem operasi Windows, dapat di-include banyak lokasi atau alamat ke environment variable seperti variabel PATH dengan catatan harus menggunakan titik koma (;) sebagai pemisah.

Sebagai contoh pada nilai variabel PATH :

C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_10\bin;%SystemRoot%\system32;%SystemRoot

Setelah selesai mengkonfigurasi variabel PATH, tes apakah konfigurasi sudah bekerja dengan baik dengan cara menjalankan java.exe melalui Command Prompt. Pada prompt ketikkan java –version. Jika muncul output semacam ini maka konfigurasi PATH telah berjalan dengan baik.

C:\Documents and Settings\root>java -version
java version “1.6.0)10”
Java(TM) SE Runtime Environment (build 1.6.0_10-b33)
Java HotSpot(TM) Client VM (build 11.0-b15, mixed mode, sharing)

C. CLASSPATH

Variabel CLASSPATH berguna untuk menunjukkan atau memberitahukan komputer atau system, tempat atau alamat file-file class kita berada. Misalnya kita ingin menggunakan sebuah konektor jdbc, maka agar komputer mengenalinya kita harus menambahkan lokasi direktori file jdbc tersebut ke dalam nilai dari variabel CLASSPATH.
Langkah-langkah untuk membuat variabel CLASSPATH pada dasarnya sama dengan langkah-langkah untuk membuat variabel JAVA_HOME ataupun variabel PATH, namun yang perlu diingat bahwa untuk membuat dan menambahkan nilai variabel CLASSPATH adalah menambahkan titik (.) di awal. Gunanya agar komputer juga mengenali direktori kerja yang sedang aktif sebagai tempat dimana class kita berada

klik kanan My Computer, kemudian klik Properties
setelah muncul window System Properties, pilih tab Advanced
klik Environment Variables, maka akan muncul window Environment Variables
untuk menambahkan variabel CLASSPATH, klik New

kemudian isikan lokasi atau alamat direktori dimana class-class yang ingin kita spesifikasikan berada, sebagai contoh kita akan menambahkan lokasi dari konektor jdbc MySQL dengan nama file mysql-connector-java-5.1.8-bin.jar yang berada pada :

C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_10\lib

isikan CLASSPATH pada kolom Variable name, dan isikan alamat

C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_10\lib\ mysql-connector-java-5.1.8-bin.jar

pada Variabel value. Namun perlu diingat untuk menambahkan titik (.) seperti yang dibahas sebelumnya

klik OK sebanyak 3x, jika data yang diinput sudah benar. Dan variabel CLASSPATH telah terkonfigurasi

Setelah berhasil mengkonfigurasi CLASSPATH, tes dengan cara membuat sebuah kelas TesDriver.java dengan listing sebagai berikut :

public class TesDriver {

public static void main(String [] args) {
try {
String driver = “com.mysql.jdbc.Driver”;
Class.forName(driver);
System.out.println(“Memanggil driver sukses”);
System.out.println(“Setting CLASSPATH sukses”);
}
catch (ClassNotFoundException cnfe) {
System.out.println(“pesan error : ” + cnfe);
}
}
}

Save lalu compile file TesDriver.java tersebut kemudian jalankan. Setting CLASSPATH berhasil, jika muncul output seperti di bawah ini :

C:\Documents and Settings\root>java TesDriver
Memanggil Driver Sukses
Setting CLASSPATH sukses

Sumber : https://duniapendidikan.co.id/