Raih WTP empat Kali, Kemendikbud Terus Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan

Raih WTP empat Kali, Kemendikbud Terus Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan

Raih WTP empat Kali, Kemendikbud Terus Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan

Kemendikbud — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)

kembali meraih penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) untuk laporan keuangan tahun 2016. Opini keempat yang berhasil diperoleh secara beruntun ini akan terus menjadi motivasi kemendikbud dalam meningkatkan tata kelola dan pelayanannya terhadap masyarakat.

Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikbud Didik Suhardi menyampaikan

ucapan syukur dan harapannya atas capaian ini. “Alhamdulillah Kemendikbud sejak empat tahun lalu, kita mendapatkan WTP oleh BPK. Harapannya dengan WTP, kinerja kita semakin bagus dan layanan kemendikbud betul-betul dirasakan manfaatnya oleh seluruh anak didik, guru dan pengelola pendidikan di seluruh tanah air.” tuturnya saat diwawancarai di Kantor pusat Kemendikbud, Jakarta(5/10/2017).

Didik menambahkan bahwa capaian ini atas kerja sama dan kekompakan dari seluruh tim di satuan unit kerja yang ada di seluruh Kemendikbud.

Senada dengan hal tersebut, Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendikbud Daryanto

juga menyampaikan rasa syukurnya atas capaian tertinggi dari BPK RI. Ia meminta agar seluruh staf tetap istiqomah menjaga capaian ini.

“Kami mendorong di segala lini unit pelaksana teknis untuk tetap menjaga mutu laporan keuangannya, sehingga nanti kalau diaudit oleh BPK lagi untuk tahun 2017 bisa mendapatkan opini WTP,” ucap Daryanto.

Daryanto menjelaskan, Opini WTP didapatkan karena Kemendikbud serius mengelola laporan keuangan dengan mutu yang tertinggi dengan berpedoman dan berdasar pada standar akuntansi pemerintah. Hal ini pun mendapat apresiasi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), yaitu berupa piagam penghargaan untuk Kemendikbud atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2016 dengan capaian standar tertinggi. (Desliana Maulipaksi/Aulia Iqlima/Aji Shahwin)

 

Sumber :

https://sel.co.id/